Pengobatan Alzheimer dengan Stem Cell Makin Didukung - GO.CARE

Pengobatan Alzheimer dengan Stem Cell Makin Didukung

Oleh: Willyson Eveiro
Tanggal publikasi: 23/01/2020 | Peninjauan terakhir: 22/01/2020
Pengobatan Alzheimer dengan Stem Cell Makin Didukung

Penelitian pengobatan Alzheimer dengan stem cell lagi-lagi mendapat dukungan. Dukungan melalui pendanaan diberikan oleh Alzheimer’s Society, badan amal untuk penyakit dan penderita demensia di Inggris, untuk studi-studi yang selaras dengan tujuan organisasi tersebut. Tujuan badan amal tersebut membiayai penelitian stem cell adalah untuk menambah pengetahuan terkait pengobatan Alzheimer dengan stem cell dan mencari tahu penyebab kondisi ini.

Manfaat stem cell untuk Alzheimer

Stem cell (sel induk atau punca) yang umum digunakan adalah:

  • Stem cell dewasa (diambil dari tubuh)
  • Sel punca embrionik (diambil dari embrio; penggunaannya kontroversial)
  • Induced pluripotent stem cell (sel iPS) atau sel punca dewasa yang “diolah” di laboratorium agar kembali menjadi sebuah sel punca polos

Stem cell sendiri merupakan sebuah sel polos yang belum berubah menjadi sel tertentu,seperti sel otak atau sel otot. Selain itu, karakteristik unik lainnya dari stem cell adalah kemampuan sel induk untuk mereplikasi diri.

Karakteristik sel induk dipercaya berguna untuk pengobatan Alzheimer dengan stem cell.

Sel punca dapat berubah menjadi sel otak. Dengan berubah menjadi sel otak baru, kerusakan pada otak akibat kondisi neurologis mungkin bisa diperbaiki.

Apa itu penyakit Alzheimer?

Penyakit ini menjadi penyebab kematian tertinggi ketiga di Amerika Serikat—di bawah kondisi Jantung dan kanker.

Walaupun menyumbang angka kematian yang cukup tinggi, penyakit Alzheimer sampai saat ini belum dapat diobati; pengobatan hanya membantu mengendalikan gejala Alzheimer.

Penyakit Alzheimer sendiri adalah kondisi yang membuat ingatan dan pemikiran menjadi lebih buruk sekaligus memengaruhi kemampuan interaksi sosial penderitanya. Kondisi ini bersifat progresif dan bisa memburuk seiring waktu.

Kondisi Alzheimer ditandai dengan demensia ringan, yakni pikun. Demensia adalah istilah untuk gejala-gejala merosotnya kemampuan otak; penyakit Alzheimer adalah salah satu tipe dari demensia. Ketika gangguan otak ini kian parah, penderita Alzheimer menjadi kesulitan hingga tidak mampu melakukan aktivitas harian mereka.

Penyebab Alzheimer

Belum ada jawaban pasti terkait penyebab utama Alzheimer. Oleh karena itu, penelitian yang menggunakan stem cell tak hanya diharapkan dapat menjadi pengobatan manjur untuk Alzheimer, tetapi juga membantu menjawab teka-teki ini.

Untuk saat ini, beberapa kesimpulan menyatakan bahwa peneliti percaya penyakit Alzheimer disebabkan oleh akumulasi plak di otak dan kusutnya jaringan otak. Penumpukan protein (beta-amiloid dan tau) juga diklaim membuat faktor risiko Alzheimer menjadi bertambah.

Faktor-faktor berikut juga membuat seseorang makin rentan terserang Alzheimer:

  • Usia
  • Riwayat medis keluarga
  • Cedera kepala
  • Penyakit jantung
  • Gaya hidup

Tantangan pengobatan Alzheimer dengan stem cell

Meski menjanjikan, terapi sel punca untuk Alzheimer masih bersifat komplementer . Ini pun berlaku pada banyak pengobatan stem cell lainnya. Salah satu tantangannya adalah stem cell yang diambil dari embrio masih menjadi perdebatan hangat.

Akan tetapi, masalah ini mulai reda setelah penelitian lebih memilih penggunaan stem cell yang tidak diambil dari embrio atau bakal anak.

Tantangan berikutnya adalah memastikan pengobatan Alzheimer dengan stem cell dapat menjadi standar yang aman dan manjur. Maka dari itu, dukungan organisasi, seperti Alzheimer’s Society dapat mempercepat perkembangan pengobatan Alzheimer dengan stem cell. Dukungan ini diharapkan dapat membuat pengobatan Alzheimer dengan stem cell menjadi kunci menyembuhkan penderita Alzheimer. Alhasil, penderita kembali memiliki kualitas hidup yang baik, seperti sebelum menderita Alzheimer.

Dengan memastikan keamanan dan kemanjuran pengobatan Alzheimer dengan stem cell, ada banyak potensi terapi stem cell yang dapat diterima.

Potensi pengobatan Alzheimer dengan stem cell

Terapi stem cell untuk Alzheimer dapat membantu menghasilkan sel-sel otak yang baru. Efek degeneratif akibat Alzheimer pun bisa ditangkal.

Jenis stem cell yang dikenal aman dan mudah untuk digunakan pada pasien Alzheimer adalah sel punca mesenkimal—sebuah tipe stem cell dewasa.

Sel punca ini membantu memproduksi sel-sel baru di area otak (hipokampus). Hasil penelitian menunjukkan transplantasi stem cell mengurangi peradangan, memperbaiki sel-sel rusak, dan membuat fungsi otak kembali baik.

Uji klinis pengobatan Alzheimer dengan stem cell

Beberapa hasil uji klinis untuk pengobatan Alzheimer dengan stem cell menunjukkan beberapa potensi menjanjikan yang meliputi:

  • Mengganti dan meregenerasi jaringan otak yang rusak
  • Membantu sistem kekebalan tubuh melawan penyakit
  • Perilaku dan suasana hati membaik
  • Kekacauan hati berkurang
  • Kemampuan motorik membaik
  • Fungsi kognitif meningkat
  • Tingkat kehilangan ingatan menurun
  • Kesehatan dan energi menjadi lebih baik

GO.CARE

PLATFORM WISATA KESEHATAN TERBAIK DI ASIA

Telepon/WA: +6281314906154

Email: [email protected]

Facebook: https://www.facebook.com/GCGINDO/

Kunjungi www.go.care untuk melihat rumah sakit/klinik terbaik di Asia.

Konsultasi gratis untuk tempat pengobatan terbaik di sini.

GO.CARE tidak menyediakan saran medis, diagnosis, dan pengobatan.

Alzheimer’s Society’s view on stem cell research. https://www.alzheimers.org.uk/about-us/policy-and-influencing/what-we-think/stem-cell-research. Diakses 22 Januari 2020.

Manfaat Stem Cell untuk Alzheimer. https://go.care/blog/id/terapi-stem-cell/manfaat-stem-cell-untuk-alzheimer/. Diakses 22 Januari 2020.

Mengenal Sel Punca Mesenkimal untuk Pengobatan Berbagai Penyakit. https://go.care/blog/id/topik-umum/sel-punca-mesenkimal/. Diakses 22 Januari 2020.

Penyakit Alzheimer: Gejala dan Penyebab. https://go.care/blog/id/penyakit/penyakit-alzheimer-gejala-dan-penyebab/. Diakses 22 Januari 2020.

Anda mungkin juga suka