Perkembangan Terkini Penggunaan Stem Cell untuk Jantung

Perkembangan Terkini Penggunaan Stem Cell untuk Jantung

Oleh: Willyson Eveiro
Tanggal publikasi: 11/12/2019 | Peninjauan terakhir: 11/12/2019
Perkembangan Terkini Penggunaan Stem Cell untuk Jantung

Ketika terjadi kerusakan kardiovaskular, kemampuan jantung akan menurun karena buruknya kemampuan regenerasi jantung. Menurunnya kemampuan jantung berujung pada penyakit jantung, terutama serangan jantung dan gagal jantung. Hingga saat ini, penyakit jantung masih menjadi tantangan utama di dunia kesehatan. Akibatnya, para peneliti di dunia kesehatan mulai melirik cara alternatif untuk mengobati penyakit jantung. Salah satunya adalah menggunakan stem cell untuk jantung.

Apa itu penyakit jantung?

Seberapa berbahaya penyakit jantung?

Sel-sel otot jantung membutuhkan pasokan darah kaya oksigen untuk membantu memompa darah. Dalam serangan jantung, ada gumpalan darah di arteri koroner yang mengganggu sirkulasi darah ke jantung. Tanpa aliran darah yang cukup, jantung tidak akan berfungsi dengan baik.

Jantung sendiri tidak memiliki kemampuan untuk membuat otot-otot baru. Ketika ada kerusakan, jantung menyembuhkan diri sendiri dengan membentuk jaringan parut. Akibatnya, jumlah sel otot jantung berkurang. Seiring waktu, kondisi ini akan berkembang menjadi lebih parah hingga mencapai titik yang mana jantung tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh akan sirkulasi darah.

Kondisi ini dapat menyebabkan gagal jantung, terutama jika pasien pernah mengalami serangan jantung sebelumnya.

Penyakit jantung sendiri adalah “pembunuh” nomor 1 di dunia. Setiap tahunnya, sekitar 17 juta orang meninggal akibat penyakit jantung. Pasien yang divonis memiliki masalah jantung umumnya harus melakukan pengobatan seumur hidup. Obat-obatan dan pengobatan konvensional mampu mencegah serangan jantung dan membantu fungsi jantung.

stem cell untuk jantung

Apakah penyakit jantung dapat disembuhkan?

Jantung dibentuk oleh sel-sel otot jantung. Seperti yang sudah dijelaskan, otot jantung tidak memiliki kemampuan regenerasi yang baik. Untuk mengobati serangan jantung, dokter dapat menggunakan angioplasti koroner untuk memecah gumpalan darah dan memperbesar pembuluh darah yang tersumbat.

Pengobatan lain untuk serangan jantung adalah menggunakan pengencer darah untuk mencegah pembentukan gumpalan darah. Teknik ini umumnya berbarengan dengan konsumsi obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah dan kolesterol darah. Kemudian, dokter mungkin juga akan meresepkan penghambat beta setelah terjadi serangan jantung atau untuk mengobati tekanan darah tinggi. Obat-obatan penghambat enzim ACE juga berguna untuk mencegah gagal jantung.

Pada gagal jantung kongestif tingkat sedang hingga berat, pembedahan dapat dilakukan untuk memperbaiki hingga mengganti katup jantung. Pada kasus penyakit jantung yang parah, sejumlah pasien mungkin harus menggunakan alat pacu jantung atau defibrilator untuk mengontrol detak jantung.

Saat ini, peneliti di dunia medis sedang giat meneliti penggunaan stem cell untuk jantung. Mereka berharap stem cell dapat mengganti jaringan jantung yang rusak.

Terapi stem cell untuk jantung

Terapi stem cell, juga dikenal dengan nama terapi sel punca atau sel induk, memiliki potensi untuk mendorong regenerasi sel-sel pembentuk jantung. Pada sebuah studi yang diterbitkan di The Lancet di tahun 2012, para peneliti melakukan transplantasi stem cell autologus pada 17 pasien yang menderita serangan jantung. Selang 1 tahun, jaringan parut pada pasien-pasien tersebut berkurang sekitar 50%.

Pengobatan berbasis sel induk dipercaya dapat mengatasi masalah menurunnya jumlah sel-sel otot jantung, tidak hanya berfokus pada gejala-gejala yang ada. Untuk memperbaiki sel-sel yang rusak, peneliti sering fokus pada 3 jenis sel berikut:

  • Cardiomyocytes: sel-sel otot yang membentuk atria, tempat darah masuk ke jantung, dan bilik (ventrikel) jantung yang berfungsi untuk memompa darah ke luar jantung.
  • Sel pacemaker jantung: berfungsi mengirimkan dan menerima sinyal agar detak jantung tetap normal.
  • Sel endotelial: menghubungkan pembuluh darah dan mengantar oksigen ke sel-sel otot jantung.

Saat ini, para peneliti sedang bereksperimen dengan banyak jenis terapi stem cell untuk jantung, meneliti teknik-teknik baru agar sel-sel yang dicangkok menjadi lebih manjur, serta mencari cara untuk mendorong sel-sel yang sudah ada di dalam tubuh bisa membantu menciptakan sel-sel otot jantung yang baru.

stem cell untuk jantung

Cara kerja terapi stem cell untuk jantung

Banyak stem cell tersimpan di beberapa jaringan dan organ tubuh manusia. Sebut saja di sumsum tulang di mana banyak terdapat stem cell yang ketika berdiferensiasi akan menjadi sel-sel darah setiap harinya. Akan tetapi, sel otot jantung tidak memiliki stem cell. Untuk mendukung regenerasi jaringan jantung, peneliti memanfaatkan stem cell yang diambil dari tubuh pasien sendiri atau donor. Sel punca yang kerap digunakan untuk penelitian stem cell untuk jantung adalah stem cell pluripoten.

Stem cell pluripoten dapat berdiferensiasi menjadi hampir segala sel apa pun yang membantu fungsi tubuh. Sel induk dipanen dari tubuh donor, dikembangkan agar bisa berdiferensiasi menjadi sel otot jantung saat di dalam tubuh pasien penderita serangan jantung. Harapannya, sel-sel cangkokan dapat mendorong pembentukan jaringan otot jantung yang baru. Alhasil, kemampuan berkontraksi jantung bisa kembali berjalan baik.

Terapi stem cell untuk jantung dapat dilakukan dengan transplantasi autologus (dari tubuh sendiri) dan alogenik (sel diambil dari donor). Singkatnya, ketika stem cell yang sudah dipanen dan dikembangkan diklaim dapat membantu regenerasi jaringan jantung yang rusak.

Transplantasi stem cell untuk jantung

Stem cell yang dicangkok ke tubuh pasien akan bergerak menuju area yang dirawat dan berdiferensiasi menjadi sel otot jantung. Untuk saat ini, metode yang efektif, dari penelitian transplantasi stem cell untuk jantung adalah:

  • Transplantasi autologus setelah serangan jantung
  • Transplantasi alogenik menggunakan sel pilihan saat atau setelah terjadi serangan jantung

Perkembangan terkini terapi stem cell untuk jantung

Mengingat gagal jantung terjadi akibat penurunan jumlah sel otot jantung, peneliti mulai mencari cara-cara baru untuk menambah jumlah sel. Bertambahnya jumlah sel diharapkan bisa memulihkan fungsi jantung.

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa stem cell dewasa memiliki potensi untuk meningkatkan fungsi jantung. Tetapi, peningkatan yang terjadi tidak begitu signifikan.

Penelitian lebih lanjut mengindikasikan stem cell pluripoten dapat membentuk sel otot jantung baru. Pada uji coba yang dilakukan terhadap hewan laboratorium, stem cell pluripoten yang dicangkok ke hewan laboratorium mampu meningkatkan fungsi jantung hewan-hewan uji coba.

Penggunaan stem cell pluripoten untuk penderita penyakit jantung juga sudah mulai dimanfaatkan untuk uji klinik. Hasil uji klinik yang ada mengisyaratkan keamanan dan kelayakan percobaan ini. Perkembangan terkini terapi stem cell untuk jantung sendiri adalah banyak penelitian tambahan sedang dilakukan. Tujuannya untuk mengevaluasi efektivitas terapi lebih lanjut.

stem cell untuk jantung

Untuk saat ini, terapi stem cell, baik untuk penyakit jantung atau lainnya, belum menjadi pengobatan konvensional. Stem cell masih merupakan terapi pelengkap atau komplementer.

Jika Anda atau kerabat ingin melakukan terapi stem cell, GO.CARE siap membantu menghubungkan Anda dengan rumah sakit dan klinik tepercaya. Kami telah bekerja sama dengan rumah sakit dan klinik di Asia. Protokol perawatan pun mengutamakan keamanan bagi pasien yang melakukan pengobatan. Yuk, konsultasi tempat pengobatan terbaik dengan GO.CARE melalui informasi yang tertera di bawah.

GO.CARE - Leading Medical Tourism Platform in Asia

PLATFORM WISATA MEDIS TERBAIK DI ASIA

Telepon/WA: +6281314906154

Email: [email protected]

Facebook: https://www.facebook.com/GCGINDO/

Kunjungi www.go.care untuk melihat rumah sakit/klinik terbaik di Asia.

Kami siap membantu masalah kesehatan yang dialami; konsultasi tempat pengobatan terbaik di sini.

GO.CARE tidak menyediakan saran medis, diagnosis, dan pengobatan.

Repairing the heart with stem cells. https://www.health.harvard.edu/heart-health/repairing-the-heart-with-stem-cells. Diakses 29 November 2019.

Heart disease – A closer look at stem cells. https://www.closerlookatstemcells.org/stem-cells-medicine/heart-disease/. Diakses 29 November 2019.

Stem Cell Therapy for Heart Disease. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17508-stem-cell-therapy-for-heart-disease. Diakses 29 November 2019.

The use of stem cells in ischemic heart disease treatment. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6180025/. Diakses 29 November 2019.

Stem Cell Therapy for Heart Failure. https://www.cellmedicine.com/stem-cell-therapy-for-heart-failure/. Diakses 29 November 2019.

Enlisting Stem Cells in the War on Heart Disease. https://www.isscr.org/professional-resources/news-publicationsss/isscr-news-articles/blog-detail/stem-cells-in-focus/2019/02/08/enlisting-stem-cells-in-the-war-on-heart-disease. Diakses 29 November 2019.

Heart failure BREAKTHROUGH: Stem cells trial offers hope to millions. https://www.express.co.uk/life-style/health/772124/heart-condition-failure-stem-cells-trial-repair-tissue. Diakses 29 November 2019.

Anda mungkin juga suka