Rekonstruksi Payudara: Definisi, Biaya, Efek Samping, dll
Rekonstruksi Payudara: Definisi, Biaya, Efek Samping, dll
: Annisa Amalia Ikhsania
: October 31, 2018 | : October 31, 2018
Rekonstruksi Payudara: Definisi, Biaya, Efek Samping, dll

Setelah mastektomi alias operasi pengangkatan semua atau sebagian payudara, banyak wanita melakukan operasi rekonstruksi payudara, Prosedur operasi plastik ini bertujuan untuk mengembalikan payudara ke bentuk, ukuran, dan tampilan sebelumnya. Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan rekonstruksi payudara, sebaiknya ketahui biaya, prosedur, hingga efek samping tindakan ini melalui uraian berikut.

Definisi

Apa itu operasi rekonstruksi payudara?

Operasi rekonstruksi payudara adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memperbaiki bentuk payudara setelah mastektomi atau lumpektomi. Mastektomi adalah operasi pengangkatan semua atau sebagian payudara. Sedangkan, lumpektomi adalah tipe operasi pembuangan kanker lainnya. Operasi ini menyisakan lebih banyak bagian dari payudara, yang kerap diikuti dengan operasi rekonstruksi payudara. 

Dalam banyak kasus, prosedur ini termasuk dalam rencana pengobatan kanker payudara. Akan tetapi, Anda dapat memutuskan untuk melakukan prosedur ini atau tidak. Umumnya, dokter bedah akan menggunakan implan payudara atau peluas jaringan, dan implan yang fleksibel untuk membentuk payudara Anda.

Apa tujuan operasi rekonstruksi payudara?

Tujuan prosedur ini untuk membentuk dan membuat payudara baru bagi pasien kanker payudara.

Siapa yang butuh operasi rekonstruksi payudara?

Kapan rekonstruksi payudara dibutuhkan?

Keputusan untuk melakukan operasi rekonstruksi payudara sangat pribadi. Anda harus memutuskan manfaat dan risiko prosedur ini dengan matang. Operasi rekonstruksi payudara merupakan pilihan yang tepat bagi Anda, jika:

  • Anda menjalani pengobatan dengan baik sesuai diagnosis dokter;
  • Anda tidak sedang menderita penyakit lain yang dapat mengganggu proses penyembuhan;
  • Anda memiliki pandangan positif dan mengharapkan hasil yang realistis melalui tindakan ini.

Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Siapa yang memenuhi syarat untuk rekonstruksi payudara?

Sebagian besar wanita yang telah menjalani mastektomi, dan beberapa yang telah menjalani operasi pembedahan payudara, dapat melakukan rekonstruksi payudara. Beberapa orang lainnya disarankan untuk tidak melakukan rekonstruksi payudara karena kondisi medis yang dialaminya dapat meningkatkan risiko komplikasi setelah operasi.

Jika Anda sedang aktif melakukan radioterapi, mungkin Anda akan disarankan untuk menunda rekonstruksi payudara hingga 12 bulan. Radioterapi dapat meningkatkan risiko terbentuknya jaringan parut yang keras di sekitar implan. Kondisi ini dikenal sebagai kontraktur kapsuler.

Kontraktur kapsuler juga dapat mempengaruhi rekonstruksi yang menggunakan jaringan Anda sendiri, membuat payudara terasa lebih kencang, mengurangi ukurannya dan mungkin mengubah bentuknya. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Berapa biaya rekonstruksi payudara?

Biaya rekonstruksi payudara di Indonesia

Biaya rekonstruksi payudara tentu bervariasi. Hal ini tergantung pada berbagai faktor, seperti biaya tindakan, dokter bedah yang melakukan tindakan, jenis rekonstruksi payudara yang dilakukan, penggunaan anestesi, fasilitas dan peralatan medis yang digunakan, pemeriksaan medis, obat-obatan, perawatan lanjutan lainnya, hingga rumah sakit yang melakukan tindakan.

Mengutip dari berbagai sumber, biaya rekonstruksi payudara di Indonesia, mulai dari Rp9-10 juta untuk penggunaan implan padatnya. Total dan pengoperasian secara menyeluruh untuk payudara dapat menghabiskan biaya hingga Rp25 juta bahkan lebih. Biaya tersebut akan semakin meningkat seiring bertambahnya tahun. 

Biaya rekonstruksi payudara di luar negeri

Menurut American Society of Plastic Surgeons, kisaran biaya dokter bedah untuk operasi rekonstruksi payudara di Amerika Serikat adalah Rp43 juta hingga Rp57 juta. Jika dijumlah secara keseluruhan, kisaran biaya bersih rekonstruksi payudara mulai dari Rp70 juta hingga Rp114 juta atau bahkan lebih.

Silakan hubungi dokter atau staf medis rumah sakit Anda untuk informasi lebih lanjut.

Persiapan

Apa yang harus dilakukan sebelum melakukan rekonstruksi payudara?

Sebelum mastektomi, dokter mungkin menyarankan agar Anda bertemu dengan ahli bedah plastik. Konsultasikan dengan ahli bedah plastik yang memiliki sertifikasi dan pengalaman dalam rekonstruksi payudara setelah mastektomi. Idealnya, ahli bedah payudara dan ahli bedah plastik harus bekerja sama untuk merencanakan perawatan bedah terbaik dan strategi rekonstruksi payudara sesuai dengan kebutuhan Anda.

Secara umum, ikuti instruksi dokter untuk mempersiapkan prosedur ini. Dokter Anda akan memberi tahu segala hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan sebelum operasi. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Apa yang harus dilakukan setelah rekonstruksi payudara?

Pembengkakan adalah efek samping paling umum setelah seseorang melakukan rekonstruksi payudara. Berikut ini beberapa tips untuk mengurangi pembengkakan:

  • Minum banyak air;
  • Diet rendah sodium;
  • Banyak beristirahat;
  • Hindari obat yang dapat memperburuk pembengkakan, dan beri tahu dokter Anda tentang obat yang Anda pakai sebelum operasi;
  • Jika ahli bedah telah menempatkan selang khusus untuk menyedot kelebihan cairan yang dapat terkumpul di payudara. Ikuti petunjuk perawatan yang diberikan dokter untuk menghindari pembengkakan berlebihan.
  • Anda dapat memijat area prosedur dengan lembut dan perlahan selama beberapa kali sehari untuk meningkatkan sirkulasi cairan.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Prosedur

Berapa lama rekonstruksi payudara dilakukan?

Operasi rekonstruksi payudara biasanya memakan waktu dua hingga enam jam. Prosedur ini dianggap sebagai operasi besar. Anda mungkin harus dirawat di rumah sakit selama beberapa hari setelah operasi. Anda mungkin juga membutuhkan lebih dari satu operasi untuk sepenuhnya merekonstruksi payudara.

Operasi menggunakan jaringan tubuh dapat memakan waktu lebih lama untuk pulih dibandingkan melakukan rekonstruksi menggunakan implan. Selain itu, proses penyembuhan dari operasi rekonstruksi menggunakan jaringan tubuh dapat memakan waktu cukup lama, Anda diminta untuk membatasi aktivitas harian Anda hingga dua bulan atau lebih tergantung kondisi Anda.

Bagaimana operasi rekonstruksi payudara dilakukan?

Ada dua jenis rekonstruksi payudara paling umum yang bisa Anda pilih, yaitu:

  • Rekonstruksi menggunakan implan. Tindakan ini menggunakan implan yang terbuat dari silikon yang akan dijadikan pengganti jaringan payudara.
  • Rekonstruksi menggunakan flap, yaitu jaringan payudara baru didapatkan dari jaringan tubuh lainnya, seperti bagian paha atau perut.

Dokter bedah akan menentukan metode mana yang terbaik berdasarkan bentuk tubuh, riwayat medis, serta riwayat bedah yang pernah Anda lakukan. Secara umum, operasi rekonstruksi payudara lebih luas jangkauannya daripada mastektomi atau rekonstruksi implan.

Prosedur flap umumnya menghasilkan sayatan yang lebih besar sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan menginap di rumah sakit. Prosedur rekonstruksi payudara mungkin memerlukan rekonstruksi puting Anda, termasuk pembuatan tato untuk menentukan area gelap kulit di sekitar puting susu (areola).

Apa yang terjadi setelah prosedur?

Anda mungkin akan merasakan nyeri di bagian payudara selama beberapa minggu setelah operasi. Untuk mengatasi hal tersebut, dokter biasanya akan memberikan resep obat pereda nyeri. Sebuah selang mungkin akan dipasang untuk menghilangkan kelebihan cairan yang terkumpul di dalam situs bedah.

Hindari melakukan aktivitas berat dan gerakan keras yang bersinggungan dengan bagian payudara selama beberapa waktu sampai dokter mengizinkannya. Tanyakan pada dokter bagaimana cara merawat luka operasi dan hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Komplikasi & Efek samping

Apa komplikasi yang mungkin timbul setelah rekonstruksi payudara?

Beberapa komplikasi yang mungkin muncul dari prosedur ini, di antaranya:

  • Perubahan sensasi payudara;
  • Reaksi alergi anestesi;
  • Penyembuhan luka yang buruk;
  • Cairan menumpuk di bawah permukaan kulit (seroma);
  • Infeksi;
  • Perdarahan;
  • Kematian jaringan (nekrosis) karena suplai darah tidak mencukupi;
  • Mati rasa di tempat donor jaringan;
  • Hernia atau otot yang menonjol keluar pada dinding perut.

Apa efek samping yang mungkin timbul setelah rekonstruksi payudara?

Beberapa efek samping umum dari prosedur ini adalah munculnya rasa nyeri, bengkak, kemerahan di area bedah. Dalam beberapa kasus, pasien juga mungkin akan merasakan sensasi mati rasa atau baal. Rasa sakit ini dapat diminimalisir dengan pemberiaan obat anti nyeri.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Breast Reconstruction. http://www.enhancemyself.com/breast-reconstruction/ .
Diakses 16 Mei 2018.

All you need to know about breast reconstruction surgery.
https://www.medicalnewstoday.com/articles/319215.php . Diakses 16 Mei 2018.

Breast reconstruction with flap surgery. https://www.mayoclinic.org/tests-
procedures/breast-reconstruction-flap/about/pac-20384937 . Accessed May 16,
2018.

Breast Reconstruction. https://www.webmd.com/breast-cancer/breast-
reconstruction-after-mastectomy#3 . Diakses 16 Mei 2018.

Breast reconstruction risks and safety.
https://www.plasticsurgery.org/reconstructive-procedures/breast-
reconstruction/safety . Diakses 16 Mei 2018.

Breast reconstruction. https://www.breastcancercare.org.uk/information-
support/facing-breast-cancer/going-through-breast-cancer-
treatment/surgery/breast#when%20should%20I%20have%20breast%20reconstructi
on . Diakses 16 Mei 2018.

Agar Hidung Lebih Mancung, Siapkan Rp7 Juta untuk Operasi Plastik. https://health.detik.com/ulasan-khas/d-2187154/agar-hidung-lebih-mancung-siapkan-rp-7-juta-untuk-operasi-plastik. Diakses 16 Mei 2018.