Meluruskan Mitos Tummy Tuck yang Kerap Beredar - GO.CARE

Tummy Tuck untuk Menurunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?

Oleh: Willyson Eveiro
Tanggal publikasi: 07/02/2020 | Peninjauan terakhir: 19/02/2020
Tummy Tuck untuk Menurunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?

Perut yang rata dan kencang adalah sesuatu yang didambakan oleh wanita atau pria. Bentuk perut tersebut dianggap daya tarik dan lambang kebugaran bagi banyak orang. Akan tetapi, memiliki perut dambaan itu bukan perkara mudah. Faktor genetik, persalinan, perubahan berat badan, dan gaya hidup dapat menghambat impian perut langsing nan halus. Oleh karena itu, beberapa orang memilih untuk melakukan tummy tuck, prosedur yang dapat menyulap perut menjadi atraktif. Tetapi, banyak mitos tummy tuck yang harus diluruskan terlebih dahulu.

Tummy tuck atau abdominoplasty adalah prosedur bedah plastik estetik untuk menghilangkan lemak dan kulit berlebih pada perut bagian tengah serta mengencangkan otot perut agar perut menjadi lebih kencang dan atraktif. Hasil tummy tuck dapat bertahan bertahun-tahun.

Operasi tummy tuck cocok untuk calon pasien yang ingin perut rata, terlihat langsing, dan kencang. Sebelum memutuskan untuk melakukan tummy tuck, ada beberapa mitos tummy tuck yang harus diluruskan sehingga bisa membantu Anda mengambil keputusan apakah abdominoplasty prosedur yang cocok untuk Anda atau tidak.

Tummy tuck adalah prosedur untuk penurunan berat badan

Tummy tuck bukan operasi plastik untuk menurunkan berat badan secara signifikan, layaknya prosedur operasi bariatrik.

Prosedur abdominoplasty cocok bagi wanita atau pria yang terganggu dengan penampilan perut mereka yang kendur, menonjol, atau bergelambir setelah penurunan berat badan yang drastis.

Kandidat ideal untuk tummy tuck adalah seseorang dengan berat badan proporsional atau mendekati berat badan ideal untuk bentuk tubuhnya. Kemudian, calon pasien juga baiknya memiliki kondisi kesehatan yang baik dan menerapkan gaya hidup aktif.

Akan tetapi, bukan berarti tummy tuck tak dapat mengatasi lemak berlebih pada perut.Tummy tuck, ketika digabungkan dengan teknik sedot lemak atau liposuction, dapat membantu menghilangkan lemak yang membandel dan tidak mau hilang walaupun telah berolahraga dan mengikuti pola makan sehat.

Jadi, mitos tummy tuck sebagai prosedur penurunan berat badan adalah tidak benar. Faktanya, tummy tuck membuat perut menjadi lebih kencang dan langsing, tetapi tidak akan menunjukkan penurunan drastis ketika Anda menimbang berat badan. Kandidat ideal harus memiliki berat badan yang wajar sebelum menempuh tummy tuck. Begitu juga setelah operasi dilakukan agar hasil tummy tuck dapat tahan lama.

Diet dan olahraga memberikan hasil yang setara dengan tummy tuck

Mitos tummy tuck yang umum adalah hasil tummy tuck dapat diperoleh dengan berdiet dan olahraga.

Rajin berolahraga dan mengikuti pola makan sehat mampu membantu kita menjaga berat badan. Namun, Anda tidak mampu mengendalikan di area mana lemak berlebih akan menghilang. Acap kali terjadi ketika seseorang telah menurunkan berat badannya menjadi lebih proporsional, tetapi tetap ada lemak membandel yang membuat area perut tidak rata.

Kemudian, kulit bergelambir dan kendur juga tidak dapat hilang hanya dengan diet atau olahraga, terutama jika perut kendur akibat melahirkan atau penurunan berat badan yang drastis. Banyak cara mengencangkan perut setelah melahirkan, tetapi diet dan olahraga saja belum tentu cukup.

Selain itu, otot-otot perut juga menjadi lebih lemah setelah persalinan dan penurunan berat badan yang drastis. Kulit dan dinding perut bagian dalam yang sudah renggang akibat sejumlah alasan tertentu hanya dapat dibuat kencang kembali dengan prosedur pembentukan tubuh tummy tuck.

Tummy tuck tidak bisa dilakukan pada pria

Mitos tummy tuck hanya bisa dilakukan pada wanita tidaklah benar.

Prosedur ini memang populer di kalangan wanita, terutama untuk mengencangkan perut kendur setelah melahirkan. Tummy tuck juga kerap digabungkan dengan prosedur operasi plastik untuk para ibu untuk membantu mereka mendapatkan kembali bentuk tubuh seperti sebelum melahirkan.

Namun, tummy tuck juga bisa dilakukan untuk para pria. Bahkan, prosedur ini menempati urutan ke-5 tertinggi untuk operasi plastik yang kerap dilakukan oleh pria, seperti dilaporkan oleh American Society of Plastic Surgeons (ASPS). Tujuan para pria melakukan tummy tuck umumnya adalah untuk mengatasi perut buncit.

Secara keseluruhan, baik pria atau wanita dapat melakukan tummy tuck agar perut terlihat lebih kencang dan atraktif.

Tummy tuck tak dapat dilakukan oleh orang tua

Jangan percaya dengan mitos tummy tuck satu ini.

Usia hanyalah sebuah angka dalam prosedur operasi plastik. Ini juga berlaku untuk tummy tuck. Dari keseluruhan prosedur tummy tuck yang dicatat oleh ASPS untuk laporan di tahun 2018, sebanyak 56,3 persen pasien berusia 35—50 tahun. Kemudian, 21 persen pasien berasal dari pasien yang berusia 51—64 tahun. Lantas, apakah seseorang yang berusia di atas 64 tahun dapat melakukan tummy tuck? Jawabannya adalah iya. Ada 4 persen pasien berusia 64 tahun ke atas yang melakukan prosedur tummy tuck.

Usia bukan kriteria utama dalam menentukan apakah pasien dapat melakukan tummy tuck atau tidak. Pertimbangan dokter bedah plastik untuk menentukan calon pasien sebagai kandidat yang ideal adalah:

  • Kesehatan fisik: risiko komplikasi dapat dicegah jika pasien memiliki kesehatan fisik yang baik
  • Bukan perokok aktif: pasien yang ideal adalah yang tidak merokok karena kebiasaan ini dapat menghambat pemulihan atau meningkatkan risiko komplikasi; perokok aktif akan diminta untuk berhenti sementara sebelum dan sesudah operasi dilakukan
  • Berat badan pada kisaran yang proporsional: seperti yang sudah dijelaskan, tummy tuck bukan pengganti operasi penurunan berat badan atau operasi untuk obesitas
  • Realistis: operasi plastik hanya meremajakan penampilan, bukan menghentikan proses penuaan

Memilih dokter bedah plastik untuk tummy tuck terbaik

Setelah mengetahui mitos-mitos tummy tuck yang salah, Anda tertarik untuk melakukan operasi pengencangan perut?

Operasi pengencangan perut dapat membantu meremajakan perut kendur setelah melahirkan, mengatasi lemak membandel yang tak mau hilang, dan membuat perut menjadi atraktif kembali, seperti masa muda atau sebelum proses persalinan.

Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan hasil oplas yang sesuai harapan, operasi plastik baiknya dilakukan oleh ahli bedah plastik yang kompeten dan tersertifikasi. Baca cara memilih dokter bedah plastik terbaik di daerah Anda di sini.

Setelah itu, hubungi GO.CARE untuk dihubungkan dengan rumah sakit atau klinik terbaik untuk tummy tuck.

GO.CARE

PLATFORM WISATA KESEHATAN TERBAIK DI ASIA

Telepon/WA: +6281314906154

Email: [email protected]

Facebook: https://www.facebook.com/GCGINDO/

Kunjungi www.go.care untuk melihat rumah sakit/klinik terbaik di Asia.

Konsultasi gratis untuk tempat pengobatan terbaik di sini.

GO.CARE tidak menyediakan saran medis, diagnosis, dan pengobatan.

Tackling common tummy tuck myths. https://www.plasticsurgery.org/news/blog/tackling-common-tummy-tuck-myths. Diakses 6 Februari 2020.

Anda mungkin juga suka